Stasiun Tokyo

Lihat Semuanya

Stasiun Tokyo, yang didirikan pada tahun 1914, memiliki bukan hanya fasilitas di dalam stasiun saja, tetapi juga ditambah dengan hotel, kantor, galeri, department store, toko, restoran dan lain-lain, sehingga membuat daerah sekitar Gerbang Yaesu dan Gerbang Marunouchi menjadi ramai.

Pada Oktober 2012 pelestarian dan rekonstruksi bangunan stasiun Marunouchi akhirnya selesai, dan Stasiun Tokyo akan terus dikembangkan kedepannya.

JKT48 Story

Shania Junianatha

Stasiun Tokyo ini yang bisa dibilang sebagai gerbang masuk Tokyo ini adalah stasiun dengan Platform terbanyak di Jepang lho. Luas stasiun ini ternyata 3.6 kali luas Tokyo Dome, luas banget kan.
Stasiun Tokyo ini selesai dibangun pada tahun 1914, dan terdaftar sebagai Peninggalan Budaya Penting, dan berhasil merayakan usianya yang mencapai 100 tahun, pada tahun 2014 silam.
Dan ternyata di Jakarta juga terdapat Stasiun Kota yang dibangun oleh Belanda, yang sangat bersejarah mirip dengan Stasiun Tokyo.

Informasi Detil

Nama Fasilitas : Stasiun Tokyo
Alamat : 1, Marunouchi, Tchiyoda-ku 100-0005
Jam Buka : -
Hari Libur : -
Situs Web : http://www.tokyostationcity.com/en/
Nomor Telepon : -

Area

■Kereta
-Naik JR lokal atau Shinkansen rute manapun
-Naik Tokyo Metro Marunouchi sampai Stasiun Tokyo
-Naik Tokyo Metro Tozai Line sampai Stasiun Otemachi

■Bandara Narita
-Dengan Narita Express kira-kira 60 menit, atau dengan Express Airport Narita kira-kira 90 menit
-Dengan Limousine Bus (Menuju area Stasiun Tokyo/Nihonbashi) kira-kira 80-110 menit

■Bandara Haneda
-Dengan Tokyo Monorail menuju Hamamatsu-cho, lalu dari Hamamatsu-cho naik Keihin-Tohoku Line atau Yamanote Line kira-kira 35 menit
-Dengan Limousine Bus (Menuju Stasiun Tokyo Gerbang Selatan Yaesu) kira-kira 40 menit